Pelatih Persebaya Dukung Piala Presiden 2026, tapi Keluhkan Jadwal yang Terlalu Padat

Pelatih Persebaya Dukung Piala Presiden 2026, tapi Keluhkan Jadwal yang Terlalu Padat

Pelatih berusia 46 tahun itu menilai Persebaya sebagai salah satu klub besar di Indonesia memang membutuhkan lebih banyak pertandingan kompetitif untuk meningkatkan kualitas permainan tim.

Tavares menilai jadwal tersebut terlalu berdekatan dengan akhir musim BRI Super League 2025/2026 yang baru selesai pada 23 Mei 2026.

Menurutnya, kondisi itu membuat klub nyaris tidak memiliki waktu ideal untuk melakukan pemulihan, menyusun skuad baru, hingga menjalani program pramusim secara maksimal.

“Jadwal Piala Presiden yang diberikan panitia kepada kami akan dimulai 28 Juni. Jika kami lolos ke final, pertandingan berakhir pada tanggal 11 Juli. Jadi menurut saya itu tidak masuk akal,” ungkapnya.

Mantan pelatih PSM Makassar tersebut menilai persiapan tim seharusnya dilakukan jauh lebih matang, terutama jika klub ingin tampil kompetitif sejak awal musim.

“Jika kami ingin mempersiapkan kompetisi yang dimulai pada tanggal 28 Juni, mungkin kami perlu memulainya di awal Juni,” lanjutnya.