Manchester –
Pep Guardiola harus melakukan rotasi saat Manchester City menghadapi Crystal Palace akibat jadwal. Ia bergantung pada Omar Marmoush di lini depan pada ini.
Manchester City akan menjamu Crystal Palace pada laga lanjutan Liga Inggris, di Etihad Stadium, Kamis (14/5/2026). The Citizens wajib menang di laga untuk terus bersaing dengan Arsenal dalam perebutan gelar juara.
Man City saat ini berada di peringkat kedua dengan 74 poin. Mereka tertinggal lima angka dari The Gunners dengan tiga laga tersisa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, misi tersebut takkan mudah. Manajer Man City, Pep Guardiola, harus membagi fokus karena jadwal padat menunggu timnya.
Manchester Biru harus tampil dalam tiga laga hanya dalam rentang enam hari. Dua hari setelah melawan Palace, mereka harus menghadapi Chelsea di final Piala FA (16/5). Lalu, Man City bakal jumpa Bournemouth di laga Liga Inggris (20/5).
Guardiola harus melakukan rotasi untuk menyongsong jadwal pada ini. Pria asal Spanyol ini yakin para pemain pelapisnya turut memberikan kontribusi besar. Salah satunya adalah Omar Marmoush.
Marmoush diharapkan bisa diandalkan di lini depan untuk mengimbangi peran Erling Haaland sebagai ujung tombak. Guardiola merasa pemain asal Mesir ini punya kapasitas untuk itu. Meski, Marmoush baru bikin tujuh gol di musim ini.
“Saya ingin merotasi tim karena, jika tidak, kita tidak bisa sampai di final atau melawan Bournemouth dengan sedikit [kesegaran],” ujar Guardiola dikutip dari BeIN Sport.
“Terutama Omar. Itu tidak mudah karena, biasanya, Anda hanya menginginkan satu striker. Dia adalah striker yang sebenarnya tetapi Erling [Haaland] ada di sana.”
“Erling sangat penting bagi kami tetapi kontribusi Omar – jumlah gol untuk menit bermain – sangat tinggi,” jelasnya.
(pur/aff)