Selama mengemban tugas sebagai manajer tim, Razzi terbilang sukses mengawal perjalanan PSIM. Satu di antara pencapaian terbesarnya ialah membawa klub kebanggaan Kota Gudeg itu menjuarai Liga 2 2024/2025.
Manajemen PSIM bergerak cepat menyikapi perubahan di level ofisial. Liana Tasno memastikan bahwa seluruh standar operasional klub tetap berjalan sesuai rencana dan tidak mengganggu stabilitas tim.
Menurutnya, dinamika pergantian dalam struktur organisasi merupakan hal wajar dalam dunia sepak bola. Oleh karena itu, klub telah menyiapkan mekanisme transisi agar tetap berjalan mulus.
“Di PSIM, kami selalu mengedepankan disiplin, profesionalisme, dan visi jangka panjang. Perubahan adalah hal lumrah dalam ekosistem sepak bola, sehingga kami siap mengelola masa transisi dengan sebaik mungkin,” katanya.