Jakarta (ANTARA) – Pemain Persib Bandung Eliano Reijnders menyebut timnya masih berada di jalur yang telat untuk juara meski baru saja kehilangan poin penuh karena bermain imbang 2-2 dengan Dewa United Banten FC di Banten International Stadium, Senin.
Dalam laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 ini, satu poin Persib didapatkan setelah gol penalti Thom Haye (77’) dan gol sundulan Andrew Jung (86’) menyelamatkan Maung Bandung dari kekalahan setelah tertinggal dua gol lebih dulu melalui aksi Alex Martins (24’) dan Ricky Kambuaya (61’).
“Kami terus berjuang dan berusaha untuk bangkit mengejar ketertinggalan di pertandingan. Hal bagusnya, kami masih berada di jalur dan akan kembali fokus untuk pertandingan yang akan datang,” kata Eliano, dikutip dari laman resmi Persib, Selasa.
Hasil imbang ini memang membuat jarak poin Persib dipangkas oleh Borneo FC dan Persija Jakarta, dengan Pesut Etam memangkasnya menjadi dua poin, sementara Macan Kemayoran menjadi tujuh poin.
Baca juga: Bojan Hodak sayangkan kesalahan yang dilakukan Persib
Di puncak klasemen, Persib memiliki 65 poin. Borneo di posisi kedua dengan 63 poin dan Persija di posisi ketiga dengan 58 poin.
Meski jarak poin kembali mendekat, kata Eliano, momentum juara masih dipegang penuh oleh timnya. Di laga berikutnya Persib akan kembali bermain di kandang, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Jumat (24/4) malam saat menjamu Arema FC.
Adapun, Persib mencatat rekor sempurna ketika bermain di kandang karena menyapu bersih 14 laga dengan kemenangan.
Dalam kesempatan yang sama, Eliano sepakat dengan pelatihnya, Bojan Hodak, yang mengatakan Persib memulai laga ini dengan buruk.
“Seribu persen sepakat dengan apa yang dikatakan pelatih (Bojan Hodak). Kami memulai pertandingan dengan tidak terlalu bagus. Tapi setelah itu, kami bisa mengembangkan permainan hingga akhirnya bisa imbang 2-2,” kata adik pemain Manchester City Tijjani Reijnders itu.
Baca juga: Persib paksakan hasil imbang 2-2 kontra Dewa United
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.