Coventry City Promosi ke Premier League Musim Depan

Coventry City Promosi ke Premier League Musim Depan


Blackburn

Satu tim Championship sudah memastikan tiket promosi ke Premier League musim depan. Frank Lampard berhasil membawa Coventry City balik ke kasta teratas.

Coventry mendapatkannya usai bermain imbang 1-1 kontra Blackburn Roverts di Ewood Park, Sabtu (18/4/2026) dini hari WIB. Blackburn unggul duluan lewat Ryoya Morishita, sebelum Bobby Thomas menyaman skor di menit ke-84.

Satu poin sudah cukup bagi Coventry menyegel posisi dua besar klasemen Championship. Dengan 86 poin dari 43 laga, selisih 13 poin tidak akan bisa dikejar peringkat ketiga Milwall di empat laga sisa.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Coventry juga unggul 11 poin dari Ipswich Town yang berada di posisi kedua dengan 75 poin dari 41 laga. Keberhasilan Coventry promosi juga mengakhiri penantian seperempat abad klub tersebut.

Sebab, setelah terdegradasi dari Premier League musim 2000/2001, Coventry tidak pernah lagi bisa balik dan selalu berkutat di divisi bawah. Padahal Coventry adalah salah satu klub penggagas Premier League pada 1992/1993.

Sebelum degradasi di awal 2000-an, Coventry bermain di kasta teratas selama 34 tahun beruntun. Mereka hampir balik ke Premier League tiga tahun lalu tapi dikalahkan Luton Town di Playoff.

Titik terburuk Coventry adalah saat mereka bermain di divisi keempat alias League Two pada 2017. Lampard selaku manajer senang bukan main karena berhasil membawa kembali The Sky Blues ke Premier League.

Coventry City merayakan promosi ke Premier League musim depan.Coventry City merayakan promosi ke Premier League musim depan. (Foto: Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)

“Tidak pernah sebahagia ini ketika Anda melihat para penggemar di akhir pertandingan. Sebuah klub yang telah menderita selama 25 tahun sejak terakhir ada di Premier League dan perjalanan mereka hingga terdegradasi ke League Two,” ujar Lampard di ESPN.

“Pujian untuk semua orang yang terlibat dalam tahun-tahun sulit itu. Tentu saja, Mark Robins (pendahulu Lampard), dia pantas mendapatkan pujian. Tapi ini adalah pencapaian yang sangat besar dari semua orang yang terlibat dan ini benar-benar istimewa,” sambungnya.

“Saya ingin melakukannya di kandang lawan. Saya tahu bagaimana rasanya melakukannya dengan cara ini, para penggemar selalu datang, di kandang lawan. Mereka adalah penggemar yang sangat setia dan mereka menikmati malam yang luar biasa. Itulah mengapa kami melakukan pekerjaan ini.”

(mrp/raw)