Jakarta –
Max Dowman menjadi pemain termuda yang mencetak gol di Premier League. Simak profil pemain akademi Arsenal tersebut di sini!
Arsenal vs Everton berlangsung di Emirates Stadium, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. Meriam London menang 2-0 berkat gol Viktor Gyokeres di menit ke-89 dan Max Dowman di injury time.
Dowman bintangnya di laga ini walaupun memulai pertandingan pada menit ke-74 untuk menggantikan Martin Zubimendi. Pertandingan ini lantas menjadi sejarah untuk pemain yang berusia 16 tahun 73 hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jordan Pickford membuat eror di menit ke-89 saat Max Dowman mengirim umpan silang ke tiang jauh. Bola jatuh ke Piero Hincapie untuk selanjutnya memantul ke arah Viktor Gyokeres yang mencocor bola di mulut gawang kosong. 1-0 Arsenal memimpin.
Pickford maju ke kotak penalti Arsenal dalam situasi sepak pojok. Arsenal mengatasi situasi itu dan Dowman menerima bola untuk kemudian melakukan solo run dari belakang ke gawang Everton yang sudah kosong. Arsenal menang 2-0.
Dowman lantas menjadi pencetak gol termuda di Premier League. Pemain kelahir 31 Desember 2009 itu memecahkan rekor yang sempat dibuat James Vaughan dalam mengemas gol untuk Everton di usia 16 tahun, 270 hari.
Dowman membuat debut profesionalnya saat Arsenal mengalahkan Leeds United 5-0 pada 23 Agustus 2025. Dia saat itu menjadi pemain termuda kedua dalam sejarah Premier League pada usia 15 tahun, 235 hari.
Dowman adalah produk Hale End academy milik Arsenal. Dia lahir di Chelmsford, Essex, dari keluarga yang memang fans Arsenal.
Perjalanan Dowman dalam menimba ilmu sepakbola mungkin memang yang paling menonjol di usianya. Dikutip dari Independent, Dowman bahkan sudah membuat debut untuk Arsenal U-18 pada usia 13 tahun.
Pada September 2024, Dowman melakukan debutnya untuk timnas Inggris U-17 dan mencetak gol dalam kemenangan 5-0 atas Meksiko. Sejak itu, ia telah tampil sebanyak 13 kali untuk timnas Inggris U-17.
Banyak para pemain Arsenal yang melindungi Dowman dari ekspektasi berlebihan. Salah satunya adalah Declan Rice yang memberikan proteksi besar.
“Semua bisa menjadi pemain berusia 15 tahun terbaik di negara ini, tetapi itu tidak berarti akan tetap menjadi pemain terbaik pada usia 18 tahun,” kata Rice pada September 2025.
“Pemain harus terus bersemangat, terus bekerja keras, dan terus berjuang. Saya sering berbicara dengan Max dan dia memiliki keluarga yang sangat baik di sekitarnya,” tambah gelandang Inggris itu.
Dowman masih duduk di bangku sekolah. Terhitung sejak 1 Januari 2026, Dowman berstatus pemain penerima kontrak beasiswa dari Arsenal.
Dalam konteks sepakbola Inggris, beasiswa merupakan kontrak 2 tahun yang diberikan kepada pemain muda berusia 15-17 tahun. Ini adalah tahap transisi dari status pemain akademi menuju profesional.
Skema ini memungkinkan pemain akademi memiliki akses penuh ke fasilitas klub dan pelatihan intensif setara pemain senior. Dowman juga menerima pendidikan formal yang berjalan bersamaan dengan pembinaan sepakbola.
(ran/mrp)