Kelme ungkap inspirasi dan proses desain jersi baru timnas Indonesia

Kelme ungkap inspirasi dan proses desain jersi baru timnas Indonesia

Jakarta (ANTARA) – CEO Kelme Kevin Wijaya mengungkapkan inspirasi dan proses perancangan jersi terbaru timnas Indonesia yang melibatkan kolaborasi dengan federasi serta perhatian pada kualitas material bagi pemain.

Kevin mengatakan jersey tandang mengambil inspirasi dari motif batik parang yang kemudian dikembangkan agar tetap menampilkan unsur tradisional sekaligus modern.

“Yang away mengambil inspirasinya sebenarnya dari motif batik parang. Tapi kita kembangkan lagi supaya tetap ada nuansa tradisional dan juga modern,” ujar Kevin saat ditemui pada acara Leave Your Mark di Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.

Sementara untuk jersi kandang, desainnya terinspirasi dari jersi timnas yang digunakan pada 1999, yang menurutnya menjadi salah satu penanda awal kiprah Indonesia di kancah internasional.

Baca juga: Kelme resmi luncurkan jersi baru timnas Indonesia

Ia menjelaskan elemen “splash” merah putih pada jersey tersebut menggambarkan semangat nasionalisme sekaligus penghormatan terhadap desain masa lalu.

Kevin juga mengungkapkan proses perancangan jersi dilakukan melalui kolaborasi antara tim desain Kelme dan PSSI. Proses tersebut bahkan melalui sejumlah revisi untuk mendapatkan hasil yang dinilai paling optimal.

“Oh banyak (revisi). Jadi memang dari tim federasi juga berusaha mendapatkan informasi dari data sebelumnya, apa yang harus dikembangkan dan apa yang jangan sampai diulang lagi,” katanya.

Dalam proses pengembangan produk, perhatian juga diberikan pada aspek teknis yang berkaitan dengan kenyamanan pemain di lapangan.

Baca juga: Jersei Timnas Indonesia kawinkan budaya dan kenyamanan

​​​​​​​Kevin menjelaskan bahwa pelatih timnas, John Herdman, turut terlibat dalam memastikan kualitas material jersey yang akan digunakan para pemain.

Menurut dia, keterlibatan Herdman tidak terkait desain visual, melainkan memastikan bahan yang digunakan memiliki tingkat sirkulasi udara yang baik, ringan, serta nyaman saat dipakai bertanding.

Selain membahas desain, Kevin juga menanggapi harga jersi yang dipasarkan mulai dari Rp750 ribu untuk versi replika hingga Rp1,6 juta untuk versi player issue. Ia mengatakan pihaknya berupaya menjangkau konsumen seluas mungkin, meskipun belum membeberkan target penjualan secara rinci.

“Pastinya kita akan berusaha supaya seoptimal mungkin untuk bisa menjangkau lebih banyak konsumen. Untuk angkanya mungkin nanti detailnya bisa kami sampaikan terpisah,” ujarnya.

Baca juga: Makna jersi Indonesia untuk SEA Games 2025

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.