Ronaldo jarang luput dari sorotan, tetapi masa depannya-lah yang kini sedang ramai diperbincangkan menyusul penutupan bursa transfer Januari. Pemain berusia 41 tahun itu dilaporkan melakukan aksi mogok main setelah merasa frustrasi melihat rival perebutan gelar, Al-Hilal—yang juga dimiliki oleh PIF—memperkuat diri musim dingin ini dengan mendatangkan Karim Benzema dari Al-Ittihad.
Benzema langsung mencetak hat-trick pada debutnya di Al-Hilal untuk sang pemuncak klasemen Liga Pro Saudi, sementara Ronaldo kini melewatkan pertandingan melawan Al-Ittihad dan Al-Riyadh. Bintang Al-Nassr itu juga telah dikirimi peringatan keras oleh Liga Pro Saudi atas perselisihannya.
Pihak liga menyatakan: “Liga Pro Saudi disusun berdasarkan prinsip sederhana: setiap klub beroperasi secara independen di bawah aturan yang sama. Klub memiliki dewan sendiri, eksekutif sendiri, dan kepemimpinan sepakbola sendiri. Keputusan tentang perekrutan, pengeluaran, dan strategi ada di tangan klub-klub tersebut…”
“Cristiano telah terlibat sepenuhnya dengan Al Nassr sejak kedatangannya dan telah memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan ambisi klub. Seperti pesaing elite lainnya, dia ingin menang. Tetapi tidak ada individu—betapapun signifikannya—yang menentukan keputusan di luar klub mereka sendiri.”
Liga menambahkan bahwa aktivitas transfer baru-baru ini menunjukkan independensi tersebut. “Tingkat keseimbangan itu mencerminkan sistem yang bekerja sebagaimana mestinya. Fokus tetap pada sepak bola—di lapangan, di mana seharusnya—dan mempertahankan kompetisi yang kredibel dan kompetitif bagi pemain dan penggemar.”