Sementara itu, salah satu wadah suporter PSIM, Brajamusti menyatakan bahwa hubungan antara dua kubu suporter selama ini terjalin dengan baik. Bahkan, pada pertemuan pertama lalu, fans Laskar Mataram difasilitasi saat tandang ke Surabaya.
“Selama ini hubungan Brajamusti dengan Bonek terjalin baik. Pada laga perdana, kami difasilitasi saat PSIM bertandang ke Surabaya. Besar harapan kami bisa melakukan hal yang sama,” ucap Presiden Brajamusti, Muslich Burhanuddin.
“Yang jelas, kami sangat terbuka terhadap kehadiran Bonekmania, tetapi dengan adanya regulasi larangan suporter tamu dengan berat hati kami belum bisa bersilaturahmi di stadion,” lanjutnya.
Pria yang akrab disapa Thole itu menambahkan bahwa pihaknya telah berupaya maksimal melalui koordinasi intensif yang dilakukan sebanyak tiga kali, salah satunya di Polda DIY pada Kamis (22/1/2026).
“Usaha kami sudah maksimal demi silaturahmi dengan saudara-saudara dari Surabaya. Namun akhirnya kami harus menghargai keputusan Panpel dan kepolisian dan berharap silaturahmi tetap terjaga selamanya,” harapnya.