Hubungan Amorim dengan manajemen Manchester United, khususnya direktur sepakbola Jason Wilcox, memang dikabarkan memanas dalam beberapa waktu terakhir. Namun, tak banyak yang menyangka mantan pelatih Sporting itu akan melontarkan pernyataan sekeras yang ia sampaikan akhir pekan lalu.
Sesaat setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United pada Minggu, Amorim secara terbuka menyenggol campur tangan dewan klub dalam urusan teknis tim, dengan menegaskan bahwa dirinya adalah “manajer, bukan pelatih kepala”.
“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan pelatih Manchester United. Itu jelas,” ujar Amorim kepada wartawan. “Saya tahu nama saya bukan Tuchel, bukan Conte, bukan Mourinho, tapi saya adalah manajer Manchester United. Dan itu akan berjalan seperti ini selama 18 bulan, atau sampai dewan memutuskan mengganti saya. Saya tidak akan mengundurkan diri. Saya akan melakukan pekerjaan saya sampai orang lain datang menggantikan saya.”